Pemkab Sleman Dukung Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Thalasemia pada Anak

- 21 Mei 2024, 05:41 WIB
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menghadiri Peringatan Hari Thalasemia Sedunia Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin, 20 Mei 2024.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menghadiri Peringatan Hari Thalasemia Sedunia Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin, 20 Mei 2024. /ANTARA /Bagian Prokopim Setda Sleman

KABAR SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta mendukung setiap edukasi kesehatan kepada masyarakat terkait penyakit thalasemia. Pemkab Sleman juga terus mendorong berbagai upaya preventif thalasemia pada anak melalui skrining thalasemia dan pemeriksaan darah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat Peringatan Hari Thalasemia Sedunia 2024 Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin, 20 Mei 2024.

"Setiap keluarga diimbau agar menjadi seseorang yang selalu mendukung, memberi semangat dan motivasi serta memberikan edukasi terkait penyakit thalasemia ke lingkungan masing-masing," katanya.

Baca Juga: Ini Pesan Bupati Sleman Kepada 85 Anggota PPK Pilkada 2024, Daftar Peserta Terpilih dan PAW Ada di Bawah

Dalam kesempatan, Kustini juga membuka secara langsung acara yang diselenggarakan atas kerja sama dengan Yayasan Astagina Adi Cahya dan Komunitas Cakrawala Muda itu.

Kustini juga menyerahkan paket kasih kepada anak-anak penyintas thalasemia. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sleman Sri Purnomo, Ketua Baznas Sleman Kriswanto dan Dokter RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dr Sri Mulatsih yang sekaligus menyampaikan materi terkait penanganan dan pencegahan Thalasemia pada anak.

Dikatakan, Pemkab Sleman terus melakukan berbagai upaya dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya preventif terhadap penyakit thalasemia pada anak.

Baca Juga: Bupati Sleman Apresiasi Semangat dan Kontribusi Petani Wujudkan Ketahanan Pangan

Perhatian penuh diberikan untuk masyarakat serta memberikan layanan kesehatan yang tersedia dengan lengkap dan terjangkau pada setiap puskesmas di seluruh kapanewon (kecamatan).

"Dibutuhkan komunikasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan untuk memberikan perhatian pada hal hal yang menjadi permasalahan dalam penanganan dan pencegahan thalasemia. Upaya ini tentu untuk mewujudkan Zero Thalasemia khususnya di Sleman," katanya.***

Halaman:

Editor: Boim


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah